Memelihara Kelinci dan Cara merawatnya

clip_image001

Pada saat sekarang ini jika kita pergi ke pasar hewan bahkan di alun alun kabupaten ataupun dikeramaian pada hari libur atau tempat keramaian di dekat mall, banyak kita jumpai orang orang menjajakan barang fagangan yang berupa kelinci dan cukup banyak peminatnya baik yang beli maupun yang sekedar liat liat, begitu banyak orang yang suka kelinci baik orang dewasa ataupun anak anak dan remaja, nah bagaimana sih memelihara kelinci dan cara meraawatnya.

Kita harus memilih kelinci dulu sebelum membelinya dibawah ini petunjuknya cara memilih kelinci yang baik dan sehat

memilih kelinci yang baik dan sehat :

- Pergerakan lincah dan aktif

- Mempunyai nafsu makan yang tinggi

- Performance tubuh seimbang (besar kepala dengan panjang tubuh dll)

- Bermata bulat bercahaya, selaput matanya bersih, mempunyai pandangan yang tajam dan cerah

- Telinganya lebar dan panjang minimal 10 cm

- Bagian-bagian yang berlubang (hidung, mulut, telinga, dubur) terlihat bersih

- Berkaki normal (terlihat kuat, kokoh dan berkuku pendek)

berbadan bulat, berdada lebar, padat dan singset

- Berbulu bersih, licin, halus, mengkilat dan rata

- Ekornya terlihat kecil, tumbuh lurus ke atas dan tampak menempel ke punggung serta bentuknya tidak miring

- tanda lain untuk induk betina adalah mempunyai cukup bulu untuk membuat sarang beranak, mempunyai pinggang yang lebar dan jumlah putting susu paling sedikit 8

Seyelah memiliki Kelinci Kita harus membuatkan kandang, dibawah ini syaratnya dan hal yang berkaitan dengan kandang

Perkandangan

Lokasi :

- sinar matahari yang masuk cukup

- bersuhu sejuk, berkisar antara 15-20°C

- mempunyai ventilasi yang baik untuk pergerakan udara

- tempatnya kering

- lingkungannya tenang dan tak jauh dari rumah, karena berhubungan dengan keamanan ternak

- diusahakan disekitar kandang terdapat naungan

Keuntungan Budidaya Kelinci

Kandang

- Bahan murah, awet, dan mudah di dapat

- Mampu melindungi ternak dari cuaca buruk

- Mempunyai tempat pembuangan kotoran

- Lantai kandang dapat dibuat dari kawat, bambu dan kayu

- Ukuran kandang bisa flexible, bisa dipakai patokan ukuran pxlxt : 90×60x60 cm, sarang beranak berukuran pxlxt : 40×30x30 cm

Cara Memberikan Pakan / Makanan

Makanan kelinci yang baik adalah yang terdiri dari sayuran hijauan, biji-bijian, dan makanan penguat (konsentrat). Makanan hijauan yang diberikan antara lain semacam rumput lapangan, limbah sayuran seperti kangkung, selada air, daun bunga kol, daun wortel, wortel, dan lain-lain. Sayuran hijau yang akan diberikan pada kelinci ini kalau bisa telah dilayukan dan jangan dalam keadaan segar. Proses pelayuan selain untuk mempertinggi kadar serat kasar, juga untuk menghilangkan getah atau racun yang dapat menimbulkan kejang-kejang atau mencret. Biji-bijian bisa berupa jagung yang digiling halus (hanya untuk campuran konsentrat), konsentrat : polard (kulit gandum), dedak halus, ampas tahu (terbatas).

Jadwal pemberian pakan :

Hijauan dengan jumlah sedikit diberikan sekitar pukul 07.00 atau 08.00 pagi setelah kandang dibersihkan terlebih dulu, kemudian pada pukul 10.00 pagi diberikan konsentrat, dan pada pukul 15.00 diberikan hijauan lagi tapi dalam jumlah yang banyak

Jumlah pakan yang diberikan

Konsentrat untuk

Induk bunting sekitar 1 ons/hari, dan untuk induk menyusui : 1,5-2 ons/hari, sedang hijauan diberikan secara bebas. Konversi pakan yang bagus adalah 3:1

Pencegahan penyakit

Penyakit kelinci yang sering timbul adalah kudis (scabies), mencret dan perut kembung. Untuk kudis anda bisa mengobatinya dengan vormectin yang bisa kita beli di poultry shoup terdekat. Mencret disebabkan pola makan yang salah atau makanan yang diberikan sudah basi hijauan banyak mengandung air sedikit serat. Untuk penyakit perut kembung bisa dicegah dengan tidak memberikan pakan yang masih basah atau kandungan airnya cukup tinggi. Cara mengobatinya adalah dengan pemberian obat sulfa seperti norit atau minyak adas.

0 komentar: